Ekuivalensi Antar DFA
Ekuivalensi
Antar Deterministic Finite Automata
Untuk suatu bahasa regular, kemungkinan ada sejumlah Deterministic
Finite Automata yang dapat menerimanya. Perbedaannya hanyalah jumlah state
yang dimiliki otomata-otomata yang saling ekuivalen tersebut. Tentu saja,
dengan alasan kepraktisan, kita memilih otomata dengan jumlah state yang
lebih sedikit.
Sasaran kita di sini adalah
mengurangi jumlah state dari suatu Finite State Automata, dengan tidak mengurangi kemampuannya semula untuk menerima suatu bahasa.
Ada dua buah istilah baru yang perlu kita ketahui
yaitu :
1. Distinguishable yang berarti dapat
dibedakan.
2. Indistinguishable yang berarti tidak dapat
dibedakan.
Dua DFA M1 dan M2 dinyatakan ekivalen apabila L(M1) =
L(M2)
![]() | |
Gambar 0.1 |
Reduksi Jumlah
State Pada FSA
Reduksi dilakukan untuk mengurangi jumlah state tanpa
mengurangi kemampuan untuk menerima suatu bahasa seperti semula (efisiensi). State pada FSA dapat direduksi apabila terdapat useless state. Hasil dari FSA yang direduksi
merupakan ekivalensi dari FSA semula
Pasangan Statedapat dikelompokkan berdasarkan:
1. Distinguishable State (dapat dibedakan)
Dua state p
dan q dari suatu DFA dikatakan indistinguishable apabila:
δ(q,w) Î F dan δ(p,w) Î F atau δ(q,w) ∉ F dan δ(p,w) ∉ F
untuk semua w Î S*
2. Indistinguishable State ( tidak dapat
dibedakan)
Dua state p dan q dari suatu DFA
dikatakan distinguishablejika ada string w Î S* hingga:
δ(q,w) Î F dan δ(p,w) ∉ F
Reduksi Jumlah State
Pada FSA – Relasi
Pasangan dua buah state memiliki salah satu
kemungkinan : distinguishable atau indistinguishable tetapi tidak
kedua-duanya.
Dalam hal ini terdapat sebuah relasi :
Jika p
dan q indistinguishable,
dan
q dan r indistinguishable
maka p, r
indistinguishable
dan p,q,r
indistinguishable
Dalam melakukan eveluasi state,
didefinisikan suatu relasi :
Untuk
Q yg merupakan himpunan semua state
- D adalah himpunan state-state distinguishable, dimana D Ì Q
- N adalah himpunan state-state indistinguishable, dimana N Ì Q
- maka x Î N jika x Î Q dan x ∉ D
Reduksi Jumlah State
Pada FSA – Step
Langkah - langkah untuk melakukan reduksi ini adalah :
- Hapuslah semua state yg tidak dapat dicapai dari state awal (useless state)
- Buatlah semua pasangan state (p, q) yang distinguishable, dimana p Î F dan q ∉ F. Catat semua pasangan-pasangan state tersebut.
- Cari state lain yang distinguishable dengan aturan: Untuk semua (p, q) dan semua a Î ∑, hitunglah δ (p, a) = pa dan δ (q, a) = qa . Jika pasangan (pa, qa) adalah pasangan state yang distinguishable maka pasangan (p, q) juga termasuk pasangan yang distinguishable.
- Semua pasangan state yang tidak termasuk sebagai stateyang distinguishable merupakan state-state indistinguishable.
- Beberapa state yang indistinguishable dapat digabungkan menjadi satu state.
- Sesuaikan transisi dari state-state gabungan tersebut.
Reduksi Jumlah State
Pada FSA - Contoh
Sebuah Mesin DFA
![]() | |
Gambar 0.2 |
1. State q5 tidak dapat
dicapai dari state awal dengan
jalan apapun (useless state).
Hapus state q5
2. Catat state-state
distinguishable, yaitu :
- q4 Î F sedang q0, q1, q2, q3 ∉ F sehingga pasangan
- (q0, q4) (q1, q4) (q2, q4) dan (q3, q4) adalah distinguishable.
3. Pasangan-pasangan state lain yang distinguishable diturunkan
berdasarkan pasangan dari langkah 2, yaitu :
- Untuk pasangan (q0, q1)
δ(q0, 0) = q1
dan δ(q1, 0) = q2 à belum teridentifikasi
δ(q0, 1) = q3 dan δ(q1, 1) = q4
à (q3, q4) distinguishable
maka
(q0, q1) adalah distinguishable.
- Untuk pasangan (q0, q2)
δ(q0, 0) =
q1 dan δ(q2, 0) = q1 à belum
teridentifikasi
δ(q0, 1) =
q3 dan δ(q2, 1) = q4 à (q3, q4) distinguishable
maka
(q0, q2) adalah distinguishable.
4. Setelah diperiksa semua pasangan state maka terdapat state-state yang
distinguishable : (q0,q1),
(q0,q2), (q0,q3), (q0,q4), (q1,q4), (q2,q4), (q3,q4). Karena berdasarkan
relasi-relasi yang ada, tidak dapat dibuktikan (q1, q2), (q1, q3) dan (q2, q3) distinguishable, sehingga disimpulkan pasangan-pasangan state
tersebut indistinguishable.
5. Karena q1 indistinguishable dengan q2, q2
indistinguishable dengan q3, maka dapat disimpulkan q1, q2, q3 saling
indistinguishable dan dapat dijadikan satu state.
6. Berdasarkan hasil diatas maka hasil dari DFA
yang direduksi menjadi : Gambar 0.3
![]() | |
Gambar 0.3 |
Komentar
Posting Komentar